Tari Tradisional

Tari daerah tradisional indonesia

Uniknya, total penari Salai Jin ini juga harus genap, sebab jika ganjil maka dianggap mendatangkan musibah. Mereka nun melakukan tarian ini lazimnya adalah orang-orang yang telah berbekal dengan ilmu lugu. Tarian Salai Jin biasanya membuat para penarinya menyebrangi kesurupan. Tarian khas Ternate, Maluku Utara ini konon menjadi jalan untuk berkomunikasi dengan para jin, oleh sebab itu nama taraian ini dinamai Salai Jin.

Liburan ke Bali rasanya gak lengkap kalau gak nonton Tari Mencong. Nonton tarian ini, engkau akan dibuat takjub secara gerakan penarinya yang demikian kompak. Suara “Cak, cak, cak” yang serontak dan kencang, akan membuatmu tambah terkesima.

Hanya saja, tandak ini merupakan sebuah tarian yang digunakan untuk melukiskan suasana yang ceria dan bahagia. Hal ini disebabkan karena tarian ini punya keindahan dari segi gerakan-gerakannya yang cukup energik paling utama gerakan kaki yang dimilikinya.

Bisa dibilang, mereka tergila-gila karena ‘hal tak masuk akal’ yang terkandung dalam tarian kawasan Indonesia. Tari suanggi melambangkan perjuangan dan keberanian warga Papua Barat saat berperang. Melalui tarian ini, perwira perang diajak untuk uniform mengobarkan semangat dan haram menyerah. Tarian ini kadang cukup khusus karena tari Condong ini berasal dibanding lingkungan istana dan awalnya tari ini memang bukan disajikan secara umum.

Contohnya gerakan berputar searah jarum jam, artinya gerakan ini untuk membuktikan sebuah kesetiaannya. Dengan bikin semakin menarik lalu adalah gerakan awal serta akhir tarian ini dikerjakan dengan cara duduk. Manfaat utama dari tari Tandak ini dianggap oleh sekitar besar masyarakat sebagai tarian pergaulan, meningkatkan keakraban mengantar warga agar rasa menyenangkan dan persaudaraan menjadi kian lekat. Tari Cendrawasih merupakan satu diantara jenis tari dengan sangat menarik. Dari namanya saja sudah sangat menggelitik gairah untuk ingin cepat melihatnya, tarian ini melukiskan tentang keindahan dan kecemerlangan dari burung cendrawasih.

Tarian Didong ini ditampilkan dengan beraneka ragam jalinan antara seni tari secara seni sastra. Gerakan sepak terjang yang sangat hebat serta ada beberapa adegan nun membuat kita kagum nun ditampilkan, selain itu terdapat adegan saat seorang penari membacakan syair yang sangat menakjuban. Tarian ini pada awalnya adalah tarian penyembahan di Pura, untuk menyimpulkan atas turunnya Dewata di alam dunia. Lambat-laun para seniman Bali mengubahnya jadi tarian selamat datang walaupun mengandung anasir yang sakral.

Dulu, tarian ini menjadi cara terbaik untuk meminta bantuan buat menyelesaikan permasalahan. Dulu, pra tarian ini menjadi tontonan dan hiburan, sebenarnya tarian ini adalah tarian nun telah ada sejak warga Maluku belum mengetahui agama.

Penari yang melakukan tarian tersebut akan memutari lampu nun berkaki, pemirsa juga bisa dapat kesempatan untuk menari bersama sang penari yang sedang menari Tari Ketuk Tilu ini. Hal ini lah yang menurut mimin tampan untuk melestarikan tarian konvensional yang mungkin sudah jumlah yang kemakan zaman. Tari ini sangatlah cukup menarik karena kurang lebih kalangan perpendapat tarian ini bukanlah tarian biasa karena berbau hal mistis, hal itu cukup masuk pikiran karena sebelum tarian dikerjakan. Tari ini berasal dari Kepulauan Riau, untuk urusan tari menari memang Riau ini jagonya, sudah membawa banyak sekali beragam jenis tarian yang menarik.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …