Nguri Tradisi Nenek Moyang Ruwatan Desa Barurejo Gelar Wayang Purwo

Wayang

“Wayang itu ternyata bisa menjadi prasarana yang sangat kuat buat menyadarkan masyarakat, ” tanda Pikong, sapaan Fitri Rachmawati. Ketua Yayasan Pedalangan Wayang Sasak, Abdul Latif Apriaman, ingin menunjukkan cara nun tidak biasa untuk melayangkan kritik terhadap penanganan Covid-19. Dia berkata, cara kritik melalui media wayang menghendaki untuk kontemplasi. Empat wayang berpakaian hazmat muncul menjunjung peti jenazah, membuka mula kisah negeri botol dengan jauh di sana.

Sunan Perwira Aji Sultan adalah satu diantara dalang cilik dari Maktab Pedalangan Wayang Sasak. Siswa kelas 5 Sekolah Pendek ini berkata sudah menyenangi wayang sejak dua tahun lalu.

Sekolah Pedalangan Wayang Sasak didirikan agar anak-anak, khususnya di Lombok, tidak kehilangan jejak terhadap budaya leluhur. Saat ini, Sekolah Pedalangan Wayang Sasak memiliki 35 anggota, termasuk cukup umur dan anak-anak.

Bertambah lanjut, Dian juga menyebutkan jika pagelaran dengan waktu yang dipadatkan atau bertambah pendek dari durasi lazimnya sudah dilakukan di sejumlah daerah. Pertunjukan budaya pada DIY mau tidak mau harus beradaptasi dengan pandemi Covid-19. Protokol pencegahan penularan Covid-19 diharapkan bisa diaplikasikan ke pelaksanaan pagelaran akal budi. “Meskipun banyak media rekreasi lain, wayang tetap jadi medium yang dirindukan. Dengan disukai oleh siapa pun, ” katanya.

Ternyata wayang leather ini dibuat dari leather kerbau atau kulit kibas, lo. “Namun menggunakan LED Screen di belakang dalang. Penonton dibawa ke kecek menggunakan LED, ” perintah Eko.

Tapi, olehkarena itu banyak yang menganggap tambur tersebut merupakan suatu taktik yang mubazir, belakangan itu sesajian dalam pementasan wayang juga diperuntukkan bagi penonton dalam bentuk makan rapi. Menurut informasi dari laman Indonesia. go. id, wayang beber pertama kali dikenal dalam Indonesia pada masa negeri Jenggala sekitar tahun 1223 M. Pada masa tersebut, wayang Jenggala dikenal beserta bentuk gambar yang terdapat di atas daun lontar. Pertunjukan wayang ini dikerjakan dengan membeberkan atau mementangkan layar atau kertas yang berupa gambar. Wayang hampar dikatakan sebagai jenis wayang yang paling tua pada Indonesia.

Kegiatan bertema ‘Gelar Wayang Virtual, Dalang 3 Negara’ yang disiarkan berdasar pada daring dari Karanganyar itu mengambil lakon Semar Wujud Jagat serta menampilkan dalang dari tiga negara sekali lalu lewat aplikasi Zoom, dan live streaming Youtube. Sesajian berupa lucah, kopi, nasi tumpeng, dan hasil globe lainnya, serta tak meleng asap dari pembakaran dupa selalu ada di setiap pementasan wayang.

“Itu menandakan perbedaan gaya kecil antarmasa yang berbeda tak terletak pada mana dengan tidak distilir dan mana yang kemudian distilir, tapi lebih kepada perbedaan kerangka stilasinya, ” jelasnya. Sandiwara selama kurang lebih dua jam ini diramu dari kisah runtuhnya Kerajaan Singhasari dan berdirinya Kerajaan Majapahit. Kisahnya mudah dimengerti sebab disajikan dalam bahasa Indonesia. TIDAK tega melihat dalang, niyaga dan pesinden penuh yang menganggur karena sirep job, Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia Jateng Ki Untung Wiyono menggelar wayangan. Di masa pandemi Covid-19, Untung menyiapkan wayangan di lima lokasi.

About Willion

Check Also

Covid

Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan “Tuhan” / “Dewa” dalam wujud wong …