Nama Tarian Tradisional Kawasan Indonesia Beserta Gambar & Asalnya

Tari daerah tradisional indonesia

Puncak pementasan tandak akan ditandai dengan menyebarkan bunga untuk para tamu. Tari Datun adalah tari daerah yang dilakukan sama peremuan Dayak Kenyah.

Bisa disebut tari berduaan karena penari tari itu dilakukan oleh 2 penari laki-laki dan perempuan. Tandak Seudati mempunyai bentuk penyajian berupa tari kelompok karena tari ini dibawakan lebih kurang 12 sampai 14 penari laki-laki yang berpakaian putih.

Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa Tarian Tradisional adalah Tarian yang tumbuh dan berkembang pada suatu daerah atau komunitas yang menciptakan suatu identitias budaya dari masyarakat yang bersangkutan. Tari ini merayu klasik karena pada perihal dahulu tari ini terbit di lingkungan kerajaan untuk tari yang digunakan guna menghibur raja maupun buat mengobar semangat para pejuang masa dulu. Tari gertak dari sejak dahulu duga diturunkan secara turun temurun, dan menjadi sebuah kebiasaan serta ritual yang diperuntukkan untuk arwah para prototipe. Tema dari tari Nguri adalah erotik atau persahabatan karena tari ini menceritakan tentang masyarakat yang berempati terhadap raja Sumbawa dengan kala itu sedang bersedih. Tari ini dilakukan sama penari perempuan yang menggunakan baju khas dari Gorontalo.

Tari Bedhaya dibawakan oleh 9 orang penari perempuan yang belum menikah memakai baju serta selendang kuning. Tari ini sangat sakral karena mortar, jika tari ini dipentaskan, maka Nyi Roro Kidul akan berada dipentas tandak ini untuk melihatnya. Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak.

Bisa disebut tari konvensional kerakyatan karena tari tersebut sudah ada dimasyarakat minahasa. Bisa disebut tari pertunjukan karena tari gong merupakan tari yang khusus guna dipentaskan saat acara-acara wilayah atau lomba tari. Bisa disebut kreasi baru sebab tarian ini sudah lama berkembang di Kalimantan Barat dan dijadikan tarian guna menyembuhkan penyakit yang ada dalam tubuh.

Tari Musyoh adalah tarian sakral asal Papua dan menjadi ritual untuk menolak arwah orang yang menyisih akibat kecelakaan. Tarian itu ditujukan agar arwah orang tersebut dapat tenang di alam baka.

Sedangkan Polopalo konvensional dilakukan oleh penari unik dengan iringan musik solo tradisional. Tarian Peule Cinde adalah seni tari nun juga dipentaskan ketika tersedia tamu kehormatan yang padahal berkunjung.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …