Mengenal Sejarah, Filosofi, Serta Keunikan Rumah Adat Joglo

rumah adat daerah istimewa yogyakarta

Karena di beberapa daerah sangat di sayangkan, rumah adat tradisional ini tidak terawat dengan cantik. google. comRumah Tambi memiliki bentuk persegi panjang secara arsitektur rumah panggung.

Pakaian etiket tradisional koteka dari Papua (Instagram/@fajarkris)Koteka adalah pakaian guna menutup kemaluan laki-laki dalam budaya sebagian penduduk makbul Pulau Papua. Pakaian adat tradisional suku Tolaki (Instagram/@aldi_insight)Baju adat Kinawo adalah pakaian adat dari Sulawesi Tenggara dan hasil karya dibanding suku Tolaki, biasa dikenakan untuk pakaian sehari-hari. Umat Rote punya pakaian etiket Ti’i langga yaitu songkok dengan bentuk seperti topi khas Meksiko dan terbuat dari daun lontar kering. Baju pernikahan tradisional Jawa Tengah (Instagram/@khay_lens_photography)Didominasi warna cokelat dan hitam, seperti itulah gambaran tampilan dari baju adat khas Jawa Tengah.

Rumah adat Jambi ini merupakan hasil daripada pencarian identitas daerah. Di tahun 70’an Gubernur Jambi mengadakan sayembara “Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” untuk menetapkan rumah adat apa dengan akan menjadi identitas Jambi. Jika dilihat dari jumlah pintu, maka rumah Sasadu ini merupakan rumah etiket Indonesia yang mempunyai gerbang terbanyak dibandingkan dengan wilayah lain yang ada pada Indonesia. Perbedaan dari dua-duanya adalah rumah khusus penyelenggara adat memiliki anak tangga yang ganjil, sedangkan buat penduduk biasa berjumlah perfek. Bentuknya adalah panggung, yang mana atap rumahnya difungsikan sebagai atap sekaligus pagar.

Ukuran bangunannya cukup besar sehingga mampu menampung 12 hingga 30 keluarga yang jika dijumlahkan bisa mencapai 100 relung hati. @99. coRumah Musalaki merupakan rumah tradisional yang acap dijumpai di provinsi Nusa Tenggara Timur.

Walaupun tempat ini guna acara tertentu, ternyata ia memiliki ruangan khusus untuk penyimpanan benda pusaka suci. @silontong. comRumah Lamin makbul Kalimantan Timur ini dianggap sebagai identitas dari bangsa suku Dayak yang tinggal di Kalimantan Timur. Berjarak bangunannya mencapai 300 meteran, lebar 15 meteran, serta tinggi 3 meteran. Terakhir, pada pamedangan nya terjumpa lapangan yang mengelilingi secara Kandang Rasi berukir. Sifat khas dari rumah Jenjang sendiri ada pada curak dan arsitekturnya.

Masih banyak dijumpai rumah-rumah dengan inspirasi rumah kebiasaan Jogja. Masyarakat kota tersebut memodifikasi rumah mereka oleh karena itu cocok digunakan masa sekarang namun tetap nggak menjauhi budaya. Bentuk rumah adat Jakarta yang asli adalah rumah dari budaya Betawi. Bentuknya sederhana dengan teras yang biasanya terdapat balai untuk beristirahat.

JAKARTA – Indonesia kesohor dengan kekayaan alam dan keberagaman suku bangsa. Sesuatu tersebut menciptkan bangunan-bangunan / rumah unik sesuai secara budaya masing-masing wilayah. Petunjuk khas rumah ini merupakan mempunyai bentuk persegi berjarak dengan arsitektur rumah panggung. Bahan dasar dalam pabrikasi rumah ini menggunakan gawang asli dan juga kerikil alam.

Hal tersebut menjadi tanggung jawab penghulu keraton dengan bergelar Penghulu Hakim di dalam saat itu. Seiring kemajuankronologi, pertambahan, pertumbuhan, perubahan, perurutan, urut-urutan, zaman, kepengurusan Dewan Takmir Mesjid Gedhe tidak dapat bertumpu pada banyak orang saja.

Begitu bahan material sudah tersedia, bukan perlu waktu lama untuk warga Warmon Kokoda guna bergotong royong membangun wisma bersama ini. “Rumah etiket ini nanti akan menampung seluruh keberagaman yang dimiliki oleh warga Warmon Kokoda, baik itu marga rombongan, sub-etnis bahkan agama.

Pakaian adat tradisional safari dari Bali (Instagram/@lemariogik)Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan nilai-nilai budaya. Bentuk atap Tagog Anjing ataupun jago anjing adalah wujud atap yang memiliki 2 bidang atap yang berbatasan pada garis batang suhunan. Bidang atap yang baru lebih lebar dibanding secara atap lainnya serta adalah penutup ruangan. Sedangkan atap lainnya yang sempit, punya sepasang sisi yang sama panjang.

Bahan dasar dalam pembuatan wisma ini, menggunakan kayu asli dan juga batu alam. Semakin tinggi dan gede rumah ini, maka tanda sosial sang pemilik pun semakin tinggi. google. comRumah Panggung Kajang Leki merupakan konsep arsitektur dari Pijakan Bathin. Hingga saat tersebut, orang Bathin tetap menolong adat istiadat yang ditinggalkan oleh para pendahulu.

Gambaran rumah adat ini adalah mempunyai corak ornamen yang mengandung filosofi dan nilai-nilai kehidupan yang merupakan semboyan dari pola perilaku wong, alam semesta dan roh. Rumah Joglo terbuat daripada material utama berupa kayu jati dengan atap yang berbentuk gunung, namun memiliki puncak yang mendatar.

Rumah bersejarah ini berbentuk panggung beserta beberapa tiang penyangga. Dibanding mulai bentuk arsitekturnya, ruangan-ruangan dalam rumah, hingga fungsi-fungsi spesifik di tiap gedung rumahnya.

Rumah kuno ini didirikan oleh pegangan belakang keinginan untuk bertafakur. Tidak jarang pula, graha tradisional Belitung juga sebagai tujuan wisata budaya & adat. Rumah Limas ukurannya tidak terlalu besar dan memiliki teras di bagian depan dan samping rumah. Potongan tengah rumah asli Sumatera Selatan ini terdapat ruangan kecil untuk tempat tinggal. Geser sedikit, kita bakal berjumpa dengan rumah konvensional kepulauan Riau.

Graha bentuk limasan yang sederhana terdiri dari empat ekses atap, terdiri dua ekses atap bernama kejen ataupun cocor serta dua risiko atap bernama bronjong nun berbentuk jajaran genjang tentu kaki. Kejen berbentuk segi tiga sama kaki sebagaimana enam atap keyong, akan tetapi memiliki fungsi yang bertentangan.

Terdapat beragam rumah adat dengan nama yang berbeda pula di daerah paling banyak penduduk di Indonesia ini. Rumah etiket indonesia kurang lebih tersedia sekitar 35 jenis wisma adat yang berbeda. Saking banyak mungkin anda saja tidak terlalu hafal bila dituntut untuk menghafalkannya dengan spontan.

Pondasi rumah ini adalah batu alam, sedangkan tangganya terbuat dari bambu & daun rumba. Pada sosok depan maupun belakang, terjumpa tangga yang memiliki jumlah ganjil pada anak tangganya.

Ruma kuno asal Jakarta ini mengindikasikan adat budaya suku Betawi pada umumnya. Rumah Joglo memiliki nilai seni yang tinggi, biasanya dibuat daripada kayu jati yang kesohor akan kekuatan dan keawetannya. Hingga kini, kita beserta mudah dapat melihat wisma tradisional Joglo dihuni sama masyarakat. Selain itu, benda-benda yang dianggap suci pula disimpan di ruamh terlambat ini. Pada bagian genting rumah dibangun menggunakan genteng untuk melindungi dari panas dan hujan.

Sedangkan untuk pagar dan tiangnya disusun daripada kayu dengan kualitas tinggi. Warna hijau tua/hitam pada tonggak menopang pada umpak kerikil berwarna hitam keemasan.

Wujud rumah domes sekilas mirip bangunan kubah seperti di serial Teletubbies. Rumah domes ini dapat kita temui di Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di daerah New Nglepen. Rumah domes terletak di sebuah perkampungan nun semua rumahnya berbentuk kubah.

Pakaian adat konvensional Cele dari Maluku (Instagram/@salonmimin_balikpapan)Warna dari pakaian adat Maluku Cele didominasi merah serta putih. Motif khasnya ialah garis-garis geometris dan digunakan saat upacara adat. Baju adat tradisional Sulawesi Selatan (Instagram/@uuss___)Baju bodo merupakan busana adat tradisional perempuan umat Bugis dari provinsi Sulawesi Selatan.

hainusantara. comRumah Pajangan merupakan rumah adat untuk suku-suku yang mendiami wilayah Provinsi Kalimantan Timur diantaranya Banjar, Suku Dayak Timur dan Kutai. Desain dibanding Rumah Lamin hampir seperti Rumah Betang dan Rumah Dayak Panjang. Jika member lakukan sebuah pengukuran, Graha Lamin mempunyai ukuran yang besar dibanding Rumah Betang yaitu berkisar ganda lipatnya. Rumah Lamin merupakan graha adat terbesar pertama pada Indonesia karena mampu menyekat sekitar 40 hingga 45 kepala keluarga atau sewajar dengan 250 jiwa.

Wisma adat selaso jatuh sama, memiliki rumah yang memiliki dua selasar. Pembangunan rumah adat memerlukan keahlian spesial dengan pakem-pakem tertentu yang tidak bisa dilanggar.

Melalui musyawarah mufakat, Dewan Takmir Mesjid Gedhe dipilih warga secara langsung untuk mengemban amanah serupa pengelola. Suku Kokoda pula biar menyambut baik saran yang diberikan oleh MBN, cepat mereka merencanakan pembangunan graha adat tersebut. Pengadaan benda material dilakukan secara kolektif oleh MBN dan saja warga Kokoda yang bersama-sama mengumpulkan dana.

Di dalamnya terdapat berbagai ruangan guna keperluan rumah tangga, seperi lubang tidur, dapur dan ruang keluarga. Suku dayak timur yang menjadi masyarakat Kalimantan Timur membangun rumah adat bernama Lamin. Secara sekilas, rumah tradisional dayak tersebut mirip dengan rumah Panjang. Tetapi bila diukur, ukurannya lebih besar dua kali lipat, yaitu sekitar 300 meter x 15 meter x 3 atau 5 meter.

Gapura candi, merupakan graha adat yang berasal dari Bali, Pura ini tetap menganggkat dan mejunjung menjulung. Sebagian besar rumah etiket Indonesia menggunakan bahan gawang asli dalam proses pembuatannya. Terdapat keistimewaan tersendiri di Rumah Adat Pewaris yakni dalam hal pembagian ruangannya. Ada tempat khusus dengan berfungsi sebagai tempat buat menyambut kedatangan para tamu yang disebut dengan setup emperan. Terdapat ruangan dengan berguna sebagai kamar tilam dan ruangan untuk menutupi lumbung padi dan santapan yang diberi nama ruangan sangkor.

Saat pengerjaan pun dicarikan hari baik berdasarkan perkiraan Jawa. Hal ini diuraikan cukup jelas dalam lektur ini, mulai dari pengerjaan pondasi sampai pemasangan atap. Jikalau ada satu atau 2 hal yang sebenarnya kurang baik tetapi tidak bisa dihindari untuk menghindari hal-hal yang kurang baik orang-orang akan membuat penolak kematian terlebih dahulu. Dalam tulisan ini akan dibedah 2 Rumah Adat Yogyakarta buat memberikan informasi kepada warga luas tentang budaya Nusantara yang masih dilestarikan dalam daerah Yogyakarta hingga tatkala ini.

Tapi, rumah adat di Yogyakarta memiliki banyak jenis dengan berbeda-beda tergantung dari kegunaan dan juga pemiliknya. Benih jika dilihat dari kerangka atapnya seolah-olah arah hadap rumah itu dipaksakan, batang suhunan rumah menentang petunjuk jalan di depannya. Mahligai ini juga terbuka guna umum tetapi tidak semua bangunan, hanya beberapa potongan bangunan yang bisa dipandang oleh masyarakat.

Masyarakat modern dengan tantangan zaman yang sekarang bukan sederhana, memandang Mesjid Gedhe merupakan aset besar yang harus dipertahankan. Satu diantara tiruan serambi masjid, yang dibangun pada tahun 1775 M / 1189 H, difungsikan sebagai Mahkamah Al Kabiroh.

Olehkarena itu itu sebelum molo dipasangkan tidak ada seorangpun nun boleh melangkahi, karena itu merupakan pantangan. Ini merupakan bagian dari rumah limasan yang dianggap sangat sakral dan keramat oleh warga Yogyakarta. Jika molo berukuran 10 meter, maka bladar yang digunakan harus punya ukuran 15 meter. Dalam perkembangan wisma limasan sampai sekarang mempunyai bentuk desain yang menyesuaikan kebutuhan dari pemilik rumah. Atap rumah Bangsal Kencono yang mirip adat graha Jawa ini memiliki bubungan tinggi yang menopang di 4 tiang di bagian tengah yang disebut Soko Guru.

Dua rumah kebiasaan Yogyakarta yaitu Rumah Etiket Joglo dan Rumah Adat Bangsal Kencono. Rumah kesultanan berbentuk hampir serupa dengan rumah adat panggang pe. Ciri khusus lainnya adalah, rumah kampung mempunyai tiang yang berjumlah dari kelipatan 4, jumlahnya sedari 8, 12, 16, dan berikutnya.

Semakin tinggi dan besar rumah ini oleh sebab itu status sosial sang pemilik semakin tinggi. Ciri khas wisma badui adalah bentuknya nun menyerupai panggung dan kental seluruh bagian rumah terbuat dari bahan bambu. Graha adat krong bade menyimpan bentuk persegi panjang serta dibuat memanjang dari petunjuk timur ke barat. Kapa-kapa rumah adat krong bade terbuat dari daun rumbia serta lantainya terbuat dibanding bambu atau enau. Rumah adat di Indonesia adalah peninggalan yang harus kalian jaga.

Terutama, peninggalan Kajang Leko pun masih dapat dinikmati keindahannya dan masih dipergunakan gingga kini. Rumah dengan kerangka persegi panjang dan utama kurang lebih 12×9 meter ini memiliki keunikan tersendiri. Yakni terletak pada susunan konstruksi dan seni ukiran yang menghiasi bangunan. Dibanding Sabang sampai Marauke, terdapat bermacam-macam rumah adat dengan desain yang berbeda-beda. Dalam membuat rumah tersebut, karet nenek moyang memiliki desain dan struktural yang disesuaikan secara kebuthan, adat, dan budayanya masing-masing.

Ciri khas dari wisma Kalang, antara lain tiang yang bergaya Corinthia Romawi, hiasa kaca warna-warni, tegel bermotif, serta jendela serta pintu yang berukuran gede. Unsur tradisional yang dimasukkan adalah susunan bilik sebagaimana senthong, gandhok, dapur, ruang mandi, dan sumur.

Gedung ini mempunyai 4 tonggak utama yang diletakan dibagian tengah yang dinamai sakaguru. Juga kerangka memiliki kegunaan sebagai penguat dan penyiku bangunan agar tidak siap bergeser dari posisinya, kerangkan ini dinamakan sunduk kili. Posisi kerangka diletakan di ujung sakaguru dan dalam bawah belandar. Jika di dalam masing-masing sisinya terdapat sunduk, maka sunduk jenis itu disebut dengan nama koloran atau disebut kendhit/ sabuk. Dinamakan Limasan, karena macam rumah tradisional ini menyimpan denah empat persegi panjang atau berbentuk limas.

Mulai dari atmosfir yang sedang kental dengan nuansa syahdu hingga makanan dan minuman dengan harga merakyat. Nggak hanya itu, dari gatra aspek budaya dan adat pula biar Jogja patut diacungi jempol.

Rumah ini biasa dibangun oleh suku dayak dengan bentuk panggung dan konstruksinya sangat panjang. Sejarah graha adat ini dikaitkan beserta arti rumah ibadah oleh masyarakat setempat.

Dindingnya terbuat dari kediaman yang dihiasi ukiran & motif yang menjadikannya untuk gambaran dari suku Mandar. Sedangkan, atapnya terbuat daripada daun rumbia yang ditambahkan ornament tertentu.

Bunbungan meruoakan rumah adat tradisional dari puak dayak selatan, diamana selaku arsitektur. Rumah dayak yang satu ini sedikit berbeda dari rumah daya lainya. Lamin merupakan, rumah kebiasaan yang berasa dari suku daya timur, Kutai, serta banjar. Rumah lamin berntuk layaknya seperti rumah dayak panjang, dan rumah bentang. Selaso jatuh kembar ialah rumah adat di Nusantara, yang berasal dari Wilayah Riau, berdasarkan sejarah.

Pada perkembangan selanjutnya graha limasan diberi penambahan pada sisi-sisinya yang disebut empyak emper atau atap sengkuap. Lokasi rumah misalnya dicarikan yang letaknya strategis, keadaan tanah baik dan sumber air cukup baik. Sesuatu ini disebabkan orang Jawa mempunyai kepercayaan ada jenis-jenis tanah yang kurang baik. Bahan bangunan sebisa kiranya dicarikan yang berkualitas cantik misal untuk kayu digunakan kayu jati. Kayu inipun dipilih yang membawa pengaruh baik bagi penghuninya, olehkarena itu ada kayu yang menurut pertumbuhannya apabila dipakai serupa bahan bangunan tidak cantik atau membawa pengaruh leta.

Rumah ini sangat cocok dengan kondisi warga Papua yang kebanyakan tinggal di dataran tinggi ataupun pegunungan. Rumah adat Wilayah Jambi ini mungkin sudah sulit untuk Anda jumpai karena kebanyakan masyarakat Jambi lebih memilih membangun rumah dengan bangunan yang modern. Selanjutnya ada ruang pingitan atau lebih dikenal beserta ruang samping, biasanya ruangan ini difungsikan sebagai sendi akses keluar masuk rumah. Dan ada ruang dalem, merupakan ruang utama dengan berada di dalam rumah. Ruwang gandok tengen serta ruang dendok kiwo, sebagai runag tidur keluarga dalam dalam rumah.

Baju adat tradisional Lampung (Instagram/@sigerlens)Khusus setelan busana daerah ‘Tulang Bawang’ dari provinsi Terkatung-katung, umumnya didominasi dengan putih. Pakaian adat tradisional melayu Riau (perpustakaan. id)Etnis popular di provinsi Riau ialah Melayu. Maka dari tersebut, baju adat dari Riau juga identik dengan akal budi Melayu.

Bila mendengar nama “Kota Jogja” pastinya nun terbersit adalah sebuah kota dengan budayanya yang kental yang selalu membuat gulana Dolaners. Hal inilah nun menjadikan kota ini dijuluki sebagai kota seribu akal budi. Tidak hanya terdapat ragam kebudayaan namun di metropolitan Jogja juga terdapat jumlah bangunan bersejarah yang wajib untuk di eksplor.

Suku Badui adalah suatu kelompok etnis asli Banten dengan berdomisili di Kabupaten Lebak, Banten. Rumah ini nyata Julang Ngapak, sebutan dengan diberikan oleh masyarakat setempat. Umumnya, bentuknya dibuat seperti rumah panggung dengan bahan bambu. “Festival Upacara Adat tahun 2018 akan dilaksanakan di Alun-alun Wates, Kulon Progo. Diikuti oleh lima kontingan dari kabupaten/kota nun ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk lantainya dibuat dari murmer/granit dengan permukaan lebih semampai daripada yang lain. Separuh tiang di bagian kepil dibuat lebih pendek dari tiang di belakang. Menurut sejarah, rumah penggang pe dulunya digunakan sebagai lokasi tinggal dan warung.

Rumah Musalaki didirikan untuk dijadikan teritori tinggal bagi kepala suku dalam sana. Suku yang dimaksud umumnya merujuk kepada suku Ende Lio yang adalah pemilik aslinya. Rumah adat Jawa Timur dibangun untuk dua fungsi yaitu teritori tinggal dan beberapa untuk peninggalan bersejarah. Ya, ini merupakan salah satu situs bersejarah peninggalan nenek poyang yang dulunya tinggal dalam Jawa Timur. Nuansa sejarahnya terlihat jelas pada wujud dan juga tata lapangan rumah Joglo ini.

Kalau tahu keraton, nah itulah dengan disebut dengan Bangsal Kencono. Sebuah rumah yang mempunyai desain khas dibangun sambil Sri Sultan Hamengkubuwono. Walaupun sudah lama dibangun, desain rumah ini masih amat modern dengan tata ruang dan arsitektur yang sangat unik. Rumah adat mulasaki adalah rumah adat dengan berasal dari Nusa Tenggara Timur, jadi hampir sama rumah adat Nusa Tenggara Barat. akan tetapi tersedia banyak perbedaan dari wujud arsitektur, dan juga hukum.

Sebelumnya rumah itu dibangun oleh Pawiro Sentono yang merupakan seorang kusir gerobak. Bangunannya memiliki desain joglo yang terdiri atas pendhopo, pringgitan, ndalem, dan gandhok. Bagian pendhopo rumah ini menggunakan material tiang jati berkualitas tinggi serta merupakan bangunan terbuka. Itu akhirnya memilih gaya rancang bangun Eropa yang disesuaikan beserta budaya dan alam kira-kira.

@pewartanusantara. comRumah tradisional khas Sulawesi Barat dinamakan Rumah Boyang. Akur, hal ini dikarenakan ahli asli dari rumah ini suku Mandar yang disebut-sebut sebagai suku etnis sah Sulawesi Barat. Selain identitas Rumah Lamin, biasanya orang-orang sekitar menyebutnya dengan rumah panggung panjang.

Pembangunan rumah adat dilakukan secara ketelitian tinggi sehingga membutuhkan waktu lama dalam pengerjaannya. Saat ini masih jumlah rumah adat yang hidup kokoh tidak termakan zaman sehingga perlu dijaga serta dilestarikan agar bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya. Graha adat yang beragam merupakan simbol budaya Indonesia yang harus tetap dirawat. Bila berbicara mengenai rumah etiket khas Yogyakarta, maka Rumah Bangsal Kencono lebih jelas untuk dibahas. Rumah limasan ini biasanya terdapat molo yang merupakan kerangka wisma pada bagian atas nun memiliki bentuk panjang lurus di ujung atapnya.

Dalam rumah inilah nantinya mereka akan duduk bersama mendialogkan berbagai urusan untuk memajukan masyarakat mereka. Seperti duga disebut bahwa identitas dan nilai-nilai budaya lokal menjadikan ciri khas yang dimiliki unik daerah. Daerah satu secara daerah lainnya tentunya mempunyai perbedaan sosio-kultur sekaligus memperkuat bahwa segala sesuatu dengan terkandung didalamnya memiliki kebijaksanaan lokal sebagai karakter dengan melekat.

rumah adat daerah istimewa yogyakarta

Pembangunnya memungut tema budaya Suku Dayak untuk sentuhan desain nya. Sentuhan itu dapat Dikau ketahui dari bagian-bagian sisi bangunan dari rumah ini. Bentuk dari rumah konvensional ini sendiri adalah gapura atau dua buah candi yang terpisah yang membangkitkan bentuk simetri.

Berikut 10 tempat di Yogyakarta yang terkenal akan silsilah dan tempatnya yang berbeda. Demikian penjelasan dari graha adat Yogyakarta yang amat dijaga dan dilestarikan sama masyarakat Yogyakarta. Untuk mendirikan sebuah rumah joglo umumnya menghabiskan banyak sekali balok kayu sebagai bahan utama pembuatan rumah ini.

Ciri khas rumah tersebut mempunyai model seperti graha panggung yang ditopang sambil beberapa tiang penopang. Gawang yang digunakan untuk membangun rumah ini juga bukan sembarangan. Ciri khas graha gadang adalah mempunyai kesendirian dalam bentuk arsitekturnya dengan atap yang menyerupai tanduk kerbau yang terbuat dari bahan ijuk. Selain terik rumah in tidak memiliki jendela, tujuannya adalah supaya rumah ini memiliki suhu yang tetap hangat meskipun di luar rumah iklim dingin.

Ketika Anda mendengar nama Yogyakarta, Kamu akan berpikir tentang petunjuk kota di Jawa dalam Indonesia ini. Nikmati hari-harimu disini dengan mengikuti agenda budaya, menyantap hidangan tradisional, membaca buku di taman pustaka, dan mengunjungi Desa Tembi. Karena berbentuk rumah panggung, maka memiliki tangga nun jumlah anak tangganya tetap ganjil. Rumah Adat Maluku memiliki ukuran yang cukup besar karena fungsinya bukan sebagai tempat tinggal, akan tetapi untuk musyawarah atau acara.

Hampir semua orang-orang mengetahui bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan destinasi wisata kedua setelah Provinsi Bali. DIY yang terdiri dibanding Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kulonprogo ini memiliki seni dan kebudayaan khas yang bukan ditemui di daerah lain.

About Willion

Check Also

Arsitektur Islam Yang Parlente Nan Tenang

Kalau dianalisis, kenapa orang2 lebih suka yang gampang dibanding yang terlalu penuh pilihan, itu semua …