Mengartunkan Wayang Dan Mewayangkan Kartun Hingga Mancanegara

Wayang

Jika wayang lain dibuat dari kulit sapi, Arjuna wahid ini terbuat dari leather manusia. Menurut Dian, presentasi kebudayaan yang menggunakan bentuk live streaming mendapatkan atensi yang cukup tinggi bila dibandingkan masyarakat yang mengamati pertunjukan yang sudah direkam sebelumnya. “Sebenarnya pagelaran wayang dengan durasi padat sudah banyak dilakukan. Namun, buat konsep seperti ini belum pernah kami lakukan, sehingga kami akan coba, ” sambung Dian.

Selain itu, diharapkan pameran ini dapat menginspirasi lahirnya komoditas pengetahuan dari berbagai prespektif. “Inilah sesungguhnya inti daripada kesenian Wayang, ” katanya, kemarin. Untuk menghasilkan wayang kulit dengan kualitas bagus umumnya dibutuhkan waktu pembuatan sekitar satu bulan. Penggarapan wayang kulit sendiri diawali dengan persiapan kulit kerbau yang dilakukan dengan perendaman selama satu malam.

Di dukuh dengan berada tak jauh daripada tepi Sungai Bengawan Solo itu terdapat 100-an perajin wayang kulit. Mbah Kasimo, berusia sekitar 80 tahun, disebut-sebut sebagai pelopor pabrikasi kerajinan wayang kulit pada dukuh itu. Untuk menjaga kerajinan wayang kulit yang ada, masyarakat di sana sedang berjuang untuk melaksanakan regenerasi. Pentas seni kerja sama seperti Wayang Sandosa tersebut diharapkan dapat diprogramkan berdasar pada berkala dan periodik serta terus menerus dan sinambung. Menurut Sri Mulyani, keberadaan seni tradisional bisa sebagai benteng dan penyangga toleransi budaya, sekaligus untuk menyemaikan kemampuan dan daya saing turisme daerah maupun nasional.

Seperti yang dituturkan oleh Sumitro, pernjaga wayang yang sudah 30 tahun merawat Arjuna, hanya sesepuh desa sekadar yang bisa memainkan wayang ini, bukan orang unik. Dari 80 karater wayang kulit yang biasa digelar di desa Ndakan, Magelang ini, hanya Arjuna lah yang dinilai istimewa. Akur, jika semua wayang terdiri dari kulit sapi, konon Arjuna dibuat dari kulit khalayak. Dijadikan jimat karena pikir warga Arjuna mempunyai keuletan supranatural yang bukan dimiliki wayang lain. Tak hanya ini ternyata, walaupun hanya permainan dan seni turun temurun, salah satu sosok wayang Arjuna di Jawa Sentral dipercaya memiliki kekuatan supranatural dan istimewa, mengapa?

Pagelaran wayang yang dilaksanakan 2 tahun sekali ini juga kudu di desa kecil di lereng Merbabu, bukan pada tempat lain. Sebelum presentasi harus disediakan dulu sesajen berupa ayam, tumpeng, tilam jarik, jagung, tebu, banana, teh dan kopi, wajik putih, serta kemenyan, semuanya harus berjumlah dua buah. Sebelum meninggal, Ki Jaga mewasiatkan para sesepuh tanah air untuk menjaga wayang pepunden ini. hasilnya, secara diturunkan temurun ditugaskan satu orang2 khusus untuk menjaga serta merawat sang Arjuna.

Harian Merapi masih menjadi satu bagian dari Kedaulatan Rakyat yang telah dikenal luas bangsa. “Wayang merupakan sumber perhitungan yang mencerminkan kehidupan tanpa batas.

Suwarno menambahkan, pameran keragaman wayang ini diharapkan mampu menyentuh kesadaran kontemplatif masyarakat. Hal tersebut dikarenakan wayang merupakan warisan pikiran yang menyimpan makna dan nilai-nilai yang dapat dijadikan tontonan sekaligus tuntunan.

Alat musik pengiringya adalah lengkara, terompet, dua buah saron, kromong, kedemung, kecrek, gelagapan dan gong. Sebelumnya wayang Betawi dipentaskan dalam kerangka arena dengan pentas sejajar dengan penonton. Hingga sekarang, wayang Arjuna tetap menjadi keramat dan dijaga oleh para sesepuh desa Ndakan. Wayang Arjuna ini sebagai sosok istimewa di renggangan 80 karakter lain. Jika untuk urusan melestarikan budaya, sah-sah saja sih, asal jangan dipuja berlebih & dijadikan tuhan.

Usul muasal Maya sebagai aktor utama pun tak jauh dari dunia pewayangan, orang-orang tuanya memiliki profesi untuk dalang dan sinden. Beserta hasil studi banding ini, harapannya, para perajin tak hanya bisa membuat wayang kulit, tapi juga mampu membuat jaket kulit secara gambar tokoh wayang ataupun aksen-aksen tertentu yang tersedia di wayang. Saiman swasembada mengaku tidak mudah guna mengajak anak-anak mereka biar mau mengikuti jejak orangtua sebagai perajin wayang kulit. Sebab dibutuhkan waktu minimal dua tahun untuk dapat memahami pakem-pakem yang terdapat dan menguasai berbagai kepandaian membuat wayang kulit. Tersebut yang membuat anak-anak yuana malas menjadi perajin wayang kulit.

Mereka mendekati lukisan wayang yang menampilkan tokoh Cepot dan bertanya tentang wayang dan Indonesia dengan maksimum keingintahuan. Tidak sedikit pengunjung ingin menyentuh wayang golek Cepot dan mencoba guna memainkannya. “Teruslah aktif berkarya dan berkreasi melalui lukisan bertema sangat Indonesia, diantaranya wayang dan batik itu. Sebagai generasi muda serta juga Indonesianis di Rusia, karya lukis yang unik seperti ini akan jadi ciri khas tersendiri dari seorang Vladimir Kiri & media efektif untuk tambah memperkenalkan Indonesia di Rusia melalui karya seni, ” ujar Nurwahyudi. Harian Merapi merupakan pengembangan media berita online dari Koran Merapi versi cetak.

About Willion

Check Also

Mengenal Kesenian Wayang Golek Halaman 1

Dalang dahulu dinilai sebagai profesi yang terkemuka, karena orang yang jadi dalang biasanya adalah orang2 …