Macam Kesenian Daerah Di Indonesia

kesenian daerah

Masyarakat dalam melakukan penambangan masih bersifat tradisional hingga hasil yang diperoleh gak optimal. Bahasa Dayak dalam dominan digunakan oleh Suku Dayak di Kalimantan Sedang, di antaranya Bahasa Ngaju yang digunakan di wilayah sungai Kahayan dan Kapuas. Bahasa Bakumpai dan Kode Maanyan dituturkan oleh masyarakat di sepanjang daerah haluan sungai Barito dan sekitarnya dan Bahasa Ot Danum yang digunakan oleh suku Dayak Ot Danum dalam hulu sungai Kahayan lalu sungai Kapuas. Etnis Madura merupakan etnis terbesar kelima di Kalteng dengan kuantitas 42. 668 atau 1 ) 93% dari populasi Kalteng.

Tahun 1928, kedua organisasi tersebut dilebur menjadi Pakat Dayak, dalam bergerak dalam bidang sosial, ekonomi dan politik. Mereka yang terlibat aktif di dalam kegiatan tersebut ialah Hausman Babu, Anton Samat, Loei Kamis. Kemudian dilanjutkan dengan Mahir Mahar, C. Luran, H. Nyangkal, Oto Ibrahim, Philips Sinar, E. H. Handuran, Amir Hasan, Orlando Nyunting, Tjilik Riwut, serta masih banyak lainnya. Pakat Dayak meneruskan perjuangan, maka bubarnya pemerintahan Belanda pada Indonesia.

Perkebunan karet dan rotan rakyat tena tersebar hampir diseluruh wilayah, terutama di Kabupaten Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Kotawaringin Timur. Banyak yang belum dipahami, dengan ragam wilayah pantai, gunung/bukit, dataran rendah lalu paya, segala macam vegetasi tropis mendominasi alam wilayah ini.

Di Kalteng, orang Madura yang juga banyak berprofesi sebagai pedagang banyak mendiami daerah Kotawaringin Barat lalu Kotawaringin Timur. Setelah konflik etnis tahun 2001, segenap warga Madura sudah berangsur-angsur kembali ke Kalteng. Lahan yang luas saat di sini. mulai didominasi kebun Kelapa Sawit yang mencapai seven-hundred. 000 ha.

Maka, sikap tradisional adalah periode terpenting dalam sistem tranformasi nilai-nilai kebudayaan. Kebudayaan Lamongan dan Gresik banyak dicirikan dengan kebudayaan Islam, dalam dikenal dengan kebudayaan SANTRI. Sebagian besar penduduk dalam wilayah Katingan, Khususnya Kecamatan Katingan Tengah bermata pencaharian sebagai petani dan penambang. Hasil tambang utama dalam diperoleh adalah emas lalu puya yang berwarna merah.

Tahun 1917, Pemerintah Penjajah mulai mengangkat masyarakat setempat untuk dijadikan petugas-petugas pemerintahannya, dengan pengawasan segera oleh para penjajah sendiri. Sejak abad XIX, penjajah mulai mengadakan ekspedisi log in pedalaman Kalimantan dengan maksud untuk memperkuat kedudukan mereka. Namun penduduk pribumi, bukan begitu saja mudah dipengaruhi dan dikuasai. Perlawanan sebagaiselaku, ala, menurut, frontal, berakhir tahun 1905, setelah Sultan Mohamad Seman gugur sebagai kusuma bangsa di Sungai Menawing serta dimakamkan di Puruk Cahu. Bahasa Alas adalah bahasa yang dituturkan oleh masyarakat di Aceh Tenggara.

Orangutan merupakan hewan endemik yang masih tidak sedikit di Kalimantan Tengah, terlebih di wilayah Taman Lokal Tanjung Puting yang punya areal mencapai 300. 1000 ha di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan. Memiliki beruang, landak, owa-owa, beruk, kera, bekantan, trenggiling, buaya, kukang, paus air tawar, arwana, manjuhan, biota laut, penyu, bulus, burung rangkong, betet/beo dan hewan yang lain yang bervariasi tinggi. Dalam masa penjajahan, suku Dayak di daerah Kalimantan Sedang, sekalipun telah bersosialisasi melalui pendatang, namun tetap berposisi dalam lingkungannya sendiri. Serikat Dayak dan Koperasi Dayak, bergerak aktif hingga setahun 1926. Sejak saat tersebut, Suku Dayak menjadi jauh mengenal keadaan zaman lalu mulai bergerak.

Pada 1890, pemerintah kolonial Belanda melarang kanibalisme di wilayah kendali mereka. Rumor kanibalisme Batak bertahan hingga awal sepuluh dekade ke-20, dan tampaknya kemungkinan bahwa adat tersebut telah jarang dilakukan sejak 1 tahun 1816. Hal ini dikarenakan besarnya pengaruh agama pendatang dalam masyarakat Batak. Terbentuknya masyarakat Batak yang tersusun dari berbagai macam marga, sebagian disebabkan karena adanya migrasi keluarga-keluarga dari wilayah lain di Sumatra. Penelitian bernilai tentang tradisi Karo diterapkan oleh J. H Neumann, berdasarkan sastra lisan serta transkripsi dua naskah setempat, yaitu Pustaka Kembaren serta Pustaka Ginting.

Menurut penelitian SIL Internasional, bahasa ini memiliki pertalian erat dengan bahasa Batak pada Sumatra Utara. Selanjutnya, bahasa Kluet adalah bahasa yg digunakan oleh masyarakat pada empat kecamatan di Aceh Selatan, yaitu Kluet Utara, Kluet Selatan, Kluet Timur, dan Kluet Tengah. Bahasa Kluet oleh SIL Internasional juga dianggap berkerabat oleh bahasa Batak. Untuk membuktikan kebenaran penelitian SIL tersebut diperlukan penelitian yang mendalam, baik secara sinkronik juga secara diakronik.

Seseorang akan merasakan yakin bahwa suatu tindakannya adalah betul dan baugs, bila dia bertindak ataupun mengambil keputusan sesuai melalui nilai dan norma dalam berlaku. Dan sebaliknya, vida akan merasakan bahwa tindakannya salah atau keliru ataupun tidak akan dihargai akibat masyarakat bila ia berbuat diluar tradisi atau kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakatnya. Disamping tersebut berdasarkan pengalaman atau kebiasaannya, dia akan tahu persis mana yang menguntungkan lalu mana yang tidak.

About Willion

Check Also

17 Tarian Tradisional Daerah Jawa Barat, Gambar Dan Penjelasannya

Dengan demikian jenis baju yang digunakan tentu punya berbagai nilai estetika. Sembrono muasalnya, tari ini …