Keseragaman Suku Bangsa Dan Budaya Di Indonesia Halaman 1

suku budaya

Terlebih lagi ketika masuk program Inpres Desa Tertinggi, secara persetujuan kelompok yang dibuat oleh masyarakat Dusun Sekar Tanjung Desa Kesimang mereka memperoleh bibit jeruk. Pada setiap suku mengenal sebutan Mamak Sako (adik/abang cowok saudara dari ibu) nun memiliki peran besar lawan kehidupan dari kemenakannya. Di setiap suku memiliki ninik mamak, meskipun terdapat 2 suku yang memiliki nyai didusun bunga tanjung walakin Suku Bonai tidak pernah merasa memiliki keterikatan sinambung dengan mereka.

Dalam perkembangannya, kerajaan tersebut takluk serta kemudian menjadi bawahan dibanding Kerajaan Sriwijaya. Mereka gemar bersikap tertutup bagi pendatang dan menolak inovasi teknologi, sehingga kesan tradisional nun menyatu dengan alam, Jadi masyarakat ini tetap tertutup. Dikalangan masyarakat Suku Kajang dikenal sebuah ilmu warna hitam bernama Doti Kajang, ilmu tersebut konon bisa meragut nyawa orang yang menjadi korbannya. Selain itu orang-orang Kajang juga disebut-sebut punya ilmu kebal dan mampu membuat kepala orang diantaranya permen karet. Berkunjung di Suku Mentawai akan jadi suatu petualangan seru dan tidak terlupakan.

Keberagaman suku dan pikiran yang dimiliki bangsa Indonesia jika dikelola dengan cantik akan menjadi sebuah keuletan untuk mengembangkan industri manis Tanah Air. Komuntas Adat Terpencil Suku Bonai Dusun Bunga Tanjung Desa Kesimang pada saat sekarang itu memeluk agama islam. Sebagaimana masyarakat Komunitas Adat Terpencil lainnya, mereka pada awalnya penganut “Animisme”. Islam dikenal pada fase kedua awal tahun 1930-an, setelah para kholifah yang berasal dari Basilam Sumatra Utara menyebarkan agama Islam. Namun, seiring secara berjalannya waktu dan kehendak hidup serta intensitas relasi mereka dengan masyarakat Pelosok Bunga Tanjung Desa Kasimbang cukup tinggi, pada ketika ini mereka telah semakinn terbuka terhadap berbagai taktik baru dalam kehidupanya.

Sedangkan orang Mandailing dengan banyak bermukim di Malaysia sudah mulai pula menggunakan Gordang Sambilan untuk berbagai upacara. Masyarakat Mandailing Natal terdiri dari suku/etnis Mandailing, Minang, Jawa, Batak, Nias, Melayu dan Aceh, namun etnis mayoritas adalah etnis Mandailing 80, 00 %, etnis Melayu pesisir 7, 00 % dan etnis jawa 6, 00 %. Etnis Mandailing sebahagian raksasa mendiami daerah Mandailing, sedangkan etnis melayu dan minang mendiami daerah Pantai Barat.

Sedangkan kata Lombok berasal dari kata Lomboq yang memiliki arti setia. Karena itulah apabila digabung maka kata tersebut hendak mengandung arti sesuatu yang lurus. Sementara itu, suku Melayu sendiri memiliki nama yang berasal dari kerajaan Malaya yang mana negara tersebut dikenal sebagai salah satu kerajaan di kawasan ini lebih tepatnya sekitar Waduk Batang Hari.

Disisi lain keberhasilan pelaksanaan program pembangunan pada suatu masyarakat tradisional sangat berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga warga bersangkutan, termasuk pada Komunitas Adat Terpencil. Rendahnya kedudukan aktif warga masyarakat mencerminkan bahwa warga masyarakat yang bersangkutan tidak merasakan moral atau tidak sesuai secara kebutuhan program pembangunan nun diterapkan pada KAT. Berilah kami rahmat-Mu agar kita mampu menerima perbedaan, cantik itu perbedaan karena suku, golongan maupun perbedaan sebab agama atau kepercayaan. Selama dalam tradisi lisan dengan terdapat di masyarakat, mereka umumnya percaya bahwa perintah sasak berasal dari tanda sa’saq yang memiliki makna satu.

About Willion

Check Also

Edo Kondologit Nilai Acara ‘Merajut Nusantara’ Sukses Persatukan Ragam Suku

Ikatan pada perkawinan di suku kebiasaan Biak akan ditandai secara membayar simbol-simbol mas kawin keluarga …