Hari Tari Sedunia, 3 Tarian Tradisional Indonesia Itu Pernah Diklaim Malaysia

Tari daerah tradisional indonesia

Tarian ini bertema pertempuran, sehingga gerakan penari mirip seperti seorang prajurit nun berpedang, lengkap dengan membawah tameng dan pedang serupa senjata. Penari Kethek Ogleng menggunakan topeng kera dan menirukan gerakan-gerakan kera, sebagaimana melompat dan berlari-larian. Nusantara memang terkenal akan pikiran dan kultur yang beraneka ragam. Tidak dipungkiri kalau hal ini menjadikan serupa daya tarik wisatanya. Oleh sebab itu tak jarang banyak wisatawan asing yang rela datang ke Indonesia demi bisa menyaksikan langsung.

Pakaian warna merah dan kuning sambil membawa parang dan tameng dikenakan penari pria. Sedangkan penari perempuan mengenakan pakaian warna putih sembari menggenggam sapu tangan di kedua tangannya. Tarian kipas pakarena ini memakai media kipas sebagai syarat utama yang digunakan di menari. Gerakan-gerakan yang ditemui di dalam tari pakarena juga seperti mengipas. Topeng Reog Ponorogo sendiri itu terbuat dari bulu merak sah, sehingga memiliki tampilan yang sangat indah.

Namun trik tersebut tetap stabil di menggenggam piring di tangannya tanpa terlepas. Gerakan-gerakan yang digunakan di dalam tandak piring sebagian besar diambil dari langkah-langkah dalam silat Minangkabau atau silek. Buat istilah Toja dan Wanda sebenarnya arti yang tentu adalah menari, hanya cara dan fungsi yang tidak sama dan kata wanda guna suku Lio berarti Toja.

google, comTarian ini diciptakan oleh seorang seniman bernama Sauti. Tari Serampang Dua Belas bermula dari daerah Serdang Bedagai, Sumatera Utara, yang menggambarkan sebuah tahapan kehidupan serasi kekasih. Tidak hanya itu saja, roh jahat ini bahkan juga bisa mencelakakan orang lain yang tidak mereka senangi.

Tarian Bines di mulanya dipopulerkan oleh ulama bernama Syech Saman tatkala melakukan dakwah. Tarian itu dilakukan oleh para penari wanita yang duduk berjajar sambil menyanyikan syair yang isinya tentang dakwah. Rapi perkembangan zaman, tari Pendet Bali juga dipentaskan serupa tari selamat datang ketika tamu kehormatan tiba. Tarian ini cukup terkenal dan menjadi warisan budaya sebelum agama Hindu memasuki Bali.

Biasanya tarian itu dilakukan oleh laki-laki dan menggunakan kostum seorang prajurit. Hal ini terlihat dengan gerakan-gerakan penari yang memakai tameng dan tombak. Namun seiring perkembangannya zaman warna pun tidak menjadi pijakan khusus. Seiring dengan kelanjutan kemajuan, kronologi, pertambahan, pertumbuhan, perubahan, perurutan, urut-urutan, zaman, tarian serimpi tersebut mengalami sedikit perubahan dari segi durasi tarian, dan kostumnya.

Intinya, kedua kerajaan tersebut ingin mengadu ilmu hitam yang mereka miliki. Bahkan hingga saat ini pertunjukan reog Ponorogo kerapkali dipentaskan pada saat acara gede nasional seperti perayaan hari kemerdekaan. Gerakan tari itu memang cukup unik di mana para penari mulai bergerak dengan piring yang diletakkan pada tangan nun bahkan tidak terlepas ataupun pun terjatuh. Indonesia swasembada menyimpan kebudayaan yang sangat luar biasa bahkan perbedaan budaya di negara Indonesia tersebar hingga berbagai orang daerah dari Sabang bahkan sampai ke Merauke. Untuk keperluan penggolongan, seni tandak di Indonesia dapat digolongkan ke dalam berbagai keturunan.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …