Fungsi Seni Dan Macam

kesenian sunda

Pasalnya pakaian ini dimanfaatkan oleh laki – laki dari rakyat biasa yg kebanyakan berprofesi sebagai petani maupun buruh. Pakaian adat dari Jawa Barat terkait didominasi dengan pakaian adat dari Suku Sunda. Pasalnya di Jawa Barat masyarakatnya banyak yang berasal dri Suku Sunda. Maka dri itu, penarinya pun kerap bertopeng kera dan menirukan gerakan-gerakan kera, tidak wujud gerakan khusus untuk tarian ini, penari hanya menikmati aluran musik dan menari layaknya seekor kera. Tuk jumlah penari tidak disyaratkan, namun untuk kostum yg biasa digunakan adalah kostum kemben yang sebahu dilengkapi dengan selendang.

Pada mulanya tarian ini sangat identik dengan warna kuning serta hijau. Jika masyarakat Jawa Tengah memiliki ketoprak menjadi seni pertunjukaannya, masyarakat Jawa Timur pun memiliki seni pertunjukaan yagn serupa bernama Ludruk.

Celana juga mulai dimanfaatkan, dengan model “Gunting Aceh” yaitu celana yang panjangnya hanya sedikit di bawah lutut. Begitupun dengan kain batik yang dipakai, agar selaras maka harus disamakan warnanya dengan pengantin wanita. Bagi wanita menggunakan kebaya yang biasanya berwarna bagus sebagai atasan. Sedangkan tuk bawahannya memakai kain kebat batik yang memiliki corak khas dari Jawa Barat.

Di zaman yang telah canggih ini, kamu dapat gampang memesan atau segera membeli 1 set pakaian tari merak dengan harga 2-4 juta. Dua tokoh raksasa yang tingginya 2, 5 meter ini dulunya sering menghibur masyarakat Betawi di segala kegiatan, mulai dari kenduri hingga acara-acara pemerintahan yang besar. Terbuat dari bambu dan mengenakan baju berwarna cerah, ondel-ondel memiliki dua jenis wajah. Ini adalah cara memakai kain samping yang biasa dipakai oleh mempelai laki-laki dalam acara pernikahan adat Melayu. Kata “kembung” berasal dari kesan menggembung saat memakai ikatan ini.

Dalam pertunjukkanya, Ludruk menampilkan cerita tentang kehidupan sehari-hari yang deselingi denga lawakan dan diiringi oleh gamelan sebagai musiknya. Merasakan hak perempuan diambil, hasilnya kisah itu menginspirasi adalah seniman bernama Wiwiek Widiastuti dan membuat tarian bernama Tari Lenggang Nyai.

Mereka percaya bahwa adanya Allah dan Allah itu satu dan juga yang sudah menitiskan beberapa bagian kecil dariNya yang telah dilahirkan ke dunia sehingga bisa melihat kehidupan manusia atau yang sering disebut dengan titisan Allah. Sehingga semua ini yang akan bisa menjadi suatu jembatan yang memiliki fungsi yaitu untuk memberikan komunikasi kabar baik di antara mereka semua. Sekarang penggunaan warna kuni masih tetap digunakan untuk orang-orang dari keturunan raja dan juga para petinggi kerajaan di dalam upacara-upacara resmi. Warna kuning adalah sebuah warna penuh simbolis dalam komunitas Melayu saat ini yang melambangkan keagungan dan status pemakainya dengan niat khusus.

Tetapi seiring dengan zaman tarian ini sering dibawa dengan anak-anak dan tidak menuntut harus berdua dengan laki-laki yang penting tetap lekat dengan budaya betawinya. Pada umumnya tarian ini diselenggarakan apabila ada hari besar, misalnya khitanan, pernikahan atau kelulusan para siswa. Seiring oleh zaman, yapong dimasukan ke tarian dance untuk memadukan tradisional dan modern jadi seni kontemporer. Sementara tuk wanita mengenakan baju kurung jangkar dan belitan kain songket atau kain pilihan.

Kain sarung ditarik ke periode tengah atau tepi awak untuk kemudian diikat serta disimpul dalam berbagai ragam cara agar melekat pada pinggang. Ada kecenderungan tuk menganggap Baju Kurung Cekak Musang lebih bersifat sah dibandingkan dengan Baju Kurung Teluk Belanga. Kaum laki-laki Melayu biasa memakai baju jenis ini ke pokok formal, seperti kaum perempuannya memakai baju kebaya.

Di bagian kepala wanita ditutupi dengan kerudung yang kemudian dibelitkan ke leher. Dengan demikian, rambut wanita tidak muncul dan bagian dada wanita benar-benar tertutup. Rumah Atap Lontik adalah salah satu rumah adat Melayu yang berasal dari Kabupaten Kampat Provinsi Riau. Alasan dinamai rumah Pancalang yaitu karena rumah ini mempunyai hiasan berbentuk perahu pada dinding depan rumahya. Lutung Kasarung merupakan salah satu tokoh yang ada di suku sunda.

Baju ini tercantum dalam buku”Life and Customs”oleh R. U. Winstedt yang dikutip dri Logan, J. I. The. cetakan tahun 1909. Pada dalamnya, disinggung mengenai macam baju yang disebut menjadi “baju kurung Chikah Munsang”. Catatan dari Tiongkok pada mengabarkan bahwa masyarakat Melayu baik perempuan maupun lelaki di abad ke-13 sebatas mengenakan penutup tubuh periode bawah. Dalam perkembangannya, perempuan Melayu memakai sarung oleh model “berkemban” yakni melilitkan sarung di sekeliling daddy.

About Willion

Check Also

New Normal, Pelaku Kesenian Tradisional Jaran Thik Ponorogo Pentas Dengan Protokol Kesehatan

Diiringi dengan tabuhan khas pesisir, sintren diikat dengan seutas tali dari leher hingga kaki. Kemudian …