Berita Harian Gedung

gedung kesenian jakarta

Museum ini mempunyai program pameran dan pokok aktif di fasilitas seluas 7. 100 meter persegi yang mencakup ruang kemampuan dan konservasi. Edwin mempunyai visi dan misi, ialah mencari bibit baru serta mengenalkannya ke publik. Bukan mengherankan, jika ia hampir sering melahirkan seniman muda Philippines yang berkualitas. Kurator anak remaja dan kritikus seni misalnya Farah Wardhani, Agung Hujatnikajennong, Enin Supriyanto, Aminudin A Siregar dan Rifky Effendy juga secara teratur bergiat di berbagai proyek galeri.

Tradisi kuratorial yang mantap penting untuk produksi acara berkualitas. Berawal dari ruang galeri kecil dan studio room fotografi di sebuah garasi, Edwin’s Gallery menjelma jadi galeri seni diatas lahan seluas 2. 000 m persegi. Pada tahun mil novecentos e noventa e seis, Galeri mengoordinasikan Program Pertukaran Budaya termasuk lokakarya berorientasi proses dan pameran kelompok seniman Indonesia dan Belanda, yang diselenggarakan bersama dengan FINED dan FNI ”di Universitas Erasmus, Rotterdam. Cemara 6 Galeri telah dikonsep secara dominan sehingga berlangsung hubungan antara seni serta masyarakat, antara budaya serta hak-hak dasar dan kapasitas manusia untuk mengekspresikan sendiri kita secara bebas dan kreatif. Kemudian menjadi merupakan pusat seni multidisiplin pertama di Indonesia.

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Gedung Kesenian Jakarta atau disingkat GKJ merupakan tempat pra seniman dari seluruh Nusantara unjuk tampil memperlihatkan kreasi seninya mulai dari teater, drama, film hingga sastra. Beberapa Kali ke lingkungan ini untuk menonton pertunjukan orkestra saudara & pertunjukan seni teater. Beberapa saat saya menonton di region balkon, yang menurut ya adalah tempat yang menfasilitasi best view, karena dri area balkon terlihat semua area panggung & kursi penonton. Berasal dari bangunan sederhana, bangunan yang terlihat sekarang mulai dibangun tgl 6 Juli 1820 serta selesai pada 7 Desember 1821. Pada masa pendudukan Jepang sempat menjadi markas tentara dan tahun 43 menjadi gedung pertunjukan.

Di tahun 1882 lampu listrik mulai digunakan untuk penerangan dalam gedung. Dalam perkerjaan yang digelar untuk merayakan ulang tahun Jakarta 2019 di Gedung Kesenian Jakarta itu, Edy berharap biar budaya Indonesia, khususnya Betawi dapat lestari dan akhirnya menjadi wajah dari ibu kota. Budaya Betawi merupakan campuran dari berbagai budaya yang lain seperti Cina, Arab, lalu Eropa. “Di Jakarta, kamu tidak bisa menawarkan gedung-gedung tinggi saja, namun budayanya juga harus menjadi pukau, harus kita eksplore pula, ” katanya. Menurut Edy, membuat orkestra dengan memadukan unsur tradisional dan contemporary bukanlah hal yang enteng.

Selanjutnya tahun 1968 dimanfaatkan menjadi bioskop “Diana” lalu tahun 1969 Bioskop “City Theater”. Baru pada hasilnya pada tahun 1984 dikembalikan fungsinya sebagai Gedung Kesenian (Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibu kota Jakarta No. 24 setahun 1984). Gedung ini direnovasi pada tahun 1987 lalu mulai menggunakan nama sah Gedung Kesenian Jakarta. Sebelumnya gedung ini dikenal jua sebagai Gedung Kesenian Suceder Baru dan Gedung Komidi. Untuk penerangan digunakan lilin dan minyak tanah lalu kemudian pada tahun 1864 digunakan lampu gas.

Pada masa pendudukan tentara Dai Nippon, gedung ini dijadikan sebagai markas tentara. Sedangkan pada masa kemerdekaan, gedung ini difungsikan sebagai ruang kuliah untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Hukum Universitas Indonesia. Namun kali ini, kami hanya mengelompokkan 12 pusat kesenian yang dianggap paling ramai dan populer serta dibuka dalam skala yang luas dan memiliki sejarah yang panjang. Sebagai hasil karya arsitek terkenal Romo Mangunwijaya, Bentara Budaya memiliki motto sebagai utusan budaya yang enampung dan mewakili wahana budaya bangsa, dari berbagai kalangan, latar belakang, dan cakrawala, yang mungkin berbeda. Selain itu terdapat karya seniman dari Sudan, India, Peru, Cuba, Vietnam, Myanmar dan lain-lain.

Kelompok ini beranggotakan Usmar Ismail, Cornel Simanjuntak, Soerjo Soemanto, D. Djajakusuma, Soedjojono S, Basuki Resobowo, Rosihan Anwar, Sarifin, Suhaimi, dan satu-satunya wanita yakni Malidar Malik. Mereka berkeliling menggunakan sebuah truk yang berhasil mereka bawa dari Pusat Kebudayaan Jepang.

Tak jarang seniman memang membuat serta menyuarakan berbagai pendapatnya melangkaui karya yang diusung. Apa yang dilakukan oleh EKI Dance Company yang menyuarakan pendapat tentang kehidupan sosial melalui karya seni terkadang merupakan hal yang pun sering dilakukan oleh grup kesenian lain. Bukan sebatas melalui teater, berbagai kesenian tak jarang juga jadi wadah guna menyuarakan suara terkait dengan kondisi terkini.

Di masa Pendudukan Jepang, truk tersebut digunakan untuk mengadakan pertunjukan sandiwara keliling. Dengan truk itu pula, “Seniman Merdeka” berkeliling memberikan dorongan dan membakar semangat rakyat agar serempak menentang penjajah. Gedung Kesenian Jakarta terletak di Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Jakarta Pusat. Ide munculnya gedung ini berasal dari Gubernur Jenderal Belanda, Daendels. Kemudian direalisasikan oleh Gubernur Jenderal Inggris, Thomas Stamford Raffles pada 1814.

Galeri Nasional indonesia menyimpan, menghimpun dan memamerkan karya seni rupa seperti lukisan, sketsa, grafis, patung, keramik, fotografi, seni kriya dan seni instalasi. Gedung ini pun ditujukan untuk pertunjukan teater yang mengedepankan karya sutradara muda atau kelompok teater baru.

Sesudah itu dipakai Universitas Philippines Fakultas Ekonomi dan Hukum. Tahun 1968 dipakai jadi Bioskop “Diana” dan 1 tahun 1969 Bioskop “City Theater”. Akhirnya pada tahun 1984 dikembalikan fungsinya sebagai Gedung Kesenian. Gedung kesenian terkait juga dijadikan ajang persediaan para pemain muda progresif untuk menghadapi tugas-tugas tuk menyiapkan kemerdekaan. Ketika municion tentara sekutu mendarat di Jakarta setelah perang Dunia Kedua usai, mereka membentuk perkumpulan yang mereka namai “Seniman Merdeka”.

Namun, ia bangga meraih melihat seniman-seniman terlibat mengasihkan yang terbaik di arah panggung. Pada April 43 Schouwburg dikembalikan pada guna semula sebagai gedung pertunjukan dengan nama Siritsu Gekizyoo. Selanjutnya gedung ini sempat digunakan untuk menyelenggarakan pekerjaan politik. Pada 29 Agustus 1945, misalnya, di gedung ini diselenggarakan sidang mulailah Komite Nasional Indonesia Induk yang antara lain dihadiri oleh Presiden Soekarno serta Wakil Presiden Moh.

About Willion

Check Also

5 Kesenian Khas Indonesia Dari Berbagai Kota Halaman All

Ketua Angguk Buiza Ayudio, Syahputra mengungkapkan bahwa kesenian yang spesial dikarenakan di dalam musiknya mengandung …