9 Tarian Tradisional Yang Berasal Dari Aceh

Tari daerah tradisional indonesia

Tarian ini menggambarkan arti yang diambil dari kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat dari harmoni para penari yang bertepuk tangan serasi irama. Kata “Rapai” swasembada berasal dari alat musik yang mirip dengan lengkara yang digunakan oleh penari.

Karena pada saat sebelum pentas, terdapat ritual swasembada dari tetua, untuk menyedot ijin kepada leluhur, taktik itu dilakukan untuk menjaga warisan leluhur agar uniform terlindungi, dan terjaga keasliannya. Nama Serimpi sendiri oleh Dr. Priyono dikaitkan dengan akar kata“impi”atau mimpi. Tidak banyak yang menyadari bahwa tarian ini merupakan tarian yang menggerakkan alam lembah sadar penonton untuk tiru ambil bagian dalam di setiap alur tarian. Chearavika Azwarani, mengaku sangat menyukai kebiasaan dan budaya Indonesia. Berawal dari keluarga yang selalu mendukung kegiatan tambahan pada sekolah, perempuan yang lebih akrab disapa Vika itu akhirnya memilih dunia tandak sebagai keahlian utamanya.

Keunikan tarian ini terletak pada gerakan penarinya yang cepat, atraktif dan sangat indah dengan piring-piring ditangan mereka nun sama sekali tidak terjatuh. Tarian ini dimainkan oleh sekelompok penari yang berjumlah 70 orang yang sejajar melingkar. Keunikan tarian itu terlihat dari para penarinya yang dibakar api, akan tetapi masih kebal dan tak terbakar. Tarian Saman umumnya di tampilkan untuk menghormati hari-hari penting adat warga Aceh.

Konon, pada zaman dahulu Tari Bedoyo Wulandaru digunakan oleh masyarakat Blambangan dalam menyambut kedatangan segerombolan dari Prabu Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajahmada ketika bertamu ke daerah mereka. Terkait dengan buah Pace, tarian ini mengakomodasi histori dari buah Pace dan kebutuhan memperkenalkan karya utama yang berupa batik Buah noni. Meskipun begitu, wujud daripada barong terbentuk dari beberapa binatang yang digambarkan serta sangat beragam, dan di sesuakian dari jenis tari Barong yang dipentaskan. Disini kamu akan menemukan penari wanita yang berjumlah 10 ataupun lebih, dengan dua orang syahie atau penyanyi.

Maka dari tersebut, syair yang terdapat pada dalam salah satu tarian dari 34 tari konvensional asal Indonesia ini menggunakan Bahasa Gayo. Berbeda beserta tarian lainnya, tarian itu tidak diiringi dengan nyanyian musik.

Sungguh, sebagai masyarakat Indonesia tentu kita harus bangga hendak keberagaman budaya Indonesia. Variasi budaya dan tradisi Indonesia merupakan asset untuk semesta Indonesia sendiri. Banyaknya akal budi di Indonesia yang berbeda-beda di setiap negara juga menyebabkan munculnya tradisi nun juga berbeda-beda di di setiap daerah Indonesia. Pada era sekarang ini tari Serimpi sendiri tak hanya dipentaskan dalam lingkungan keraton, akan tetapi sudah dipentaskan di bermacam-macam negara sebagai wujud pengenalan budaya kepada negara beda. Meskipun telah dipentaskan di negara lain, tidak mengurangi kesakralan tarian Serimpi sendiri.

Melainkan dengan talun musik yang dihasilkan daripada gelang kerincing yang digunakan oleh para penari pada pergelangan kaki mereka. Dengan tatapan mata penari yang selalu mengarah kelekukan sinar tangan dengan sangat pelan.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …