7+ Pakaian Adat Jawa Timur

kesenian jawa timur

Pada zaman dulu tarian ini diharuskan ditarikan oleh para kembang desa bertujuan untuk membuktikan jati dirinya. Gerakannya juga tidak bilang rumit maka datang sesi menegangkan saat penari tersebut menaiki kendi, dan kendi itu bukan boleh pecah. Pertunjukan tari tayub banyak diselenggarakan dengan masyarakat pedesaan atau kota pinggiran untuk kepentingan pesta misalnya sunatan, perkawinan serta pertanian.

Pakaian adat Jawa Timur perlu kita lestarikan bersama untuk menjaga keutuhan budaya Indonesia. Bila dibandingkan dengan ikat pinggang pada umumnya, ikat pinggang khas Jawa Timur ini memiliki bentuk yang lebar dengan bagian depannya yang dilengkapi saku sebagai tempat untuk menyimpan uang. Pakaian adat Jawa Timur memiliki ciri khas baju yang indah dan elok untuk dipandang.

Adapun beberapa tembang yang selalu kali dilantunkan untuk mengiringi Tari Caping Ngancak ialah tembang dandang gulo dan tembang lir ilir. Menilik soal Tari Glipang, sejatinya tari tradisional ini merupakan sebuah tarian yang menceritakan tentang kegagahan seorang ksatria yang seolah-olah sedang melakukan latihan.

Jika anda pandang sekilas, nampak bahwa pakaian Jawa Timur memiliki banyak kesamaan dengan pakaian adat Jawa Tengah. Pakaian adat Jawa Timur merupakan simbol bagi keutuhan budaya Jawa Timur. Walaupun sekarang sedang rentan Indonesia mengalami degradasi budaya, namun pakaian adat ini tetap tidak akan bisa dilupakan dari ingatan masyarakat. Bentuk rumah kampung merupakan bangunan persegi panjang, bertiang dengan dua buah atap persegi panjang pada sisi samping atas ditutup dengan tutup keyong. Atap rumah kampung diidentikkan dengan pemiliknya yang merupakan rakyat biasa.

Bangunan yang dioperasikan sejak tahun 1996 itu digunakan sebagai gerbang utama dari Taman Hiburan Efteling. Bangunan setinggi 52 meter dan luas atap 4500 meter persegi itu merupakan bangunan berkonstruksi kayu dengan atap jerami yang terbesar di dunia menurut Guinness Book of Records. Ciri khas yang unik juga melekat pada identitas pakaian adat tersebut dan belum terkikis hingga sekarang.

Rumah Joglo Pangrawit memiliki atap yang menjulang dan mengerucut dengan setiap sudutnya yang memiliki pilar. Begalan umumnya dipentaskan dalam rangkaian upacara perkawinan yaitu pada ketika pengantin pria dan rombongan memasuki pelataran rumah pengantin wanita. Upacara Begalan dilaksanakan pada upacara pernikahan warga Banyumas.

Bambu dibentuk sedemikian rupa sehinga meraih menimbulkan bunyi-bunyi indah nan harmonis. Angklung akan berbunyi kala pemain menggerakkan rentetan bambu sehingga saling berbenturan. Angklung ini tidak dapat disaksikan sembarang waktu, sebatas dipertunjukkan setidaknya setahun banget saat gelaran adat.

Tidak semua pokok pernikahan dilakukan upacara Begalan, tetapi hanya dilaksanakan andai pengantin putri masuk di dalam kategori yang perlu diruwat. Kesenian srandul memiliki kekhasan tersendiri dibanding kesenian yg lain, yakni para player mengenakan kostum yang compang-camping, namun ada pula pada daerah lain kostumnya patut indah. Pertunjukan dilaksanakan dalam malam hari, para playernya menggunakan topeng karena tuk menyembunyikan identitas diri player.

Seiring dengan zaman tari bondan pun dibagi jadi 2, yaitu tari bondan mardisiwi, bondan tani serta bondan cindogo. Tarian terkait menceritakan tentang seorang ibu yang menyayangi anaknya. Ciri khas tarian ini ialah para penari yang kerap membawa payung, boneka bayi dan kendi.

Pendopo atau paviliun merupakan bangunan yang terletak di depan kompleks. Bangunan ini dipergunakan untuk menyambut tamu, pagelaran adat atau kegiatan sosial lainnya. Pendopo menggunakan atap Joglo dan hanya dimiliki oleh orang kaya saja. Pendopo juga digunakan untuk membahas acara adat atau hajatan-hajatan tertentu. Dengan ini, pendopo memiliki banyak fungsi sebagai wujud terdepan rumah adat Jawa Timur. Joglo Pangrawit memiliki ciri khas yang lebih detail dari Joglo Sinom.

Seni SastraAda banyak seni sastra yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Batak Toba, meliputi sastra lisan dan sastra tulisan. Beragam cerita rakyat, seperti terjadinya Danau Toba dan Batu Gantung, menjadi legenda yang sampai saat ini masih bisa kita dengar. Pantun-pantun yang disebut umpasa juga ada dalam kebudayaan Batak Toba, yang menjadi kearifan lokal etnik tersebut. Semua seni sastra itu memiliki makna filosofis dalam kehidupan mereka.

Tari tayub melimpah dilakukan di daerah Jawa Tengah seperti Sragen, Karanganyar, Pati, dan Blora. Dalam upacara pernikahan, tari tayub diselenggarakan saat mempelai pria dipertemukan dengan mempelai wanita. Fungsi ritual tari Tayub yang berkaitan dengan pertanian adalah saat para petani usai melakukan panen padi. Tari tradisional ini juga dimainkan dengan iringan tonkunst gamelan dan beberapa lagu khas Jawa Timur.

About Willion

Check Also

5 Kesenian Khas Indonesia Dari Berbagai Kota Halaman All

Ketua Angguk Buiza Ayudio, Syahputra mengungkapkan bahwa kesenian yang spesial dikarenakan di dalam musiknya mengandung …