5 Suku Berbeda Di Indonesia, Bertahan Dengan Tradisi Leluhur

suku budaya

Dengan tradisi “Ngayau” yang berarti kepala musuh, kehidupan mereka begitu primitif dan memilih untuk menetap di pedalaman Kalimantan. Cela satu tradisi yang sepi temurun terjaga di suku ini adalah kanibalismenya, yang cukup mengerikan. Kini pula biar belum ada penelitian-penelitian lanjutan yang dapat menemukan tradisi ataupun cara hidup Suku Dayak. Suku ini mampu dibilang terancam punah, sebab jumlahnya yang semakin lumayan.

Pada pelaksanaan upacara adat misalnya, kain tenun merupakan pakaian wajib yang harus dikenakan. Pulau Karimunjawa selain menyimpan keindahan alam yang luar biasa, juga menyimpan kekayaan budaya dengan jarang ditemui di daerah-daerah lain. Pemerintah sebagai lembaga negara sebaikya menjadikan Daratan Karimunjawa sebagai salah homo ikon kerukunan baik dalam kancah nasional maupun internasional. Sedangkan dari sisi bangsa, pelestarian kebudayaan diperlukan pada rangka menyaring kebudayaan-kebudayaan aneh yang berasal dari luar. Suku Jawa adalah Umat terbesar yang menempati wilayah Kepulauan Karimunjawa, yang tersebar di Pulau Kerimunjawa, Daratan Kemujan, Pulau Parang, Daratan Nyamuk dan Pulau Para-para.

Apakah suku bangsa tersebut datang dari Yunan atau Asia Muka atau dari mana saja, selama mereka tak menyandang salah satu nama bangsa, mereka itulah Puak bangsa Indonesia, yakni orang-orang pertama yang menempati nusantara yang masih kosong di kala itu. Beragam perarakan acara adat pun tak lepas dari pakaian berbahan kain tenun. Fungsinya ialah untuk menambah kesakralan satu prosesi dalam adat istiadat tertentu.

Suku ini tinggal pada lebatnya hutan di Papua, dan memiliki kesamaan beserta Suku Kombai dalam sesuatu cara bertahan hidup. Suku ini tinggal diatas pepohonan tinggi, dengan membangun graha untuk tiap keluarganya. Akan tetapi jika Suku Kombai menggunakan cara ini untuk menghindari binatang buas, Suku Korowai melakukan ini untuk menhindari mereka dari srangan penyihir laki-laki tanah.

Namun terlepas dibanding primitifnya suku ini, atura-aturan hidup sudah berlaku buat mengatur kehidupan Suku Kajang. Walaupun demikian suku ini begitu menolak peradaban, bahkan tatkala ada warga yang akan berkunjung pun tidak dapat menggunakan alas kakinya. Ragam hitam menjadi kewajiban di berpakaian, karena suku ini percaya bahwa warna warna hitam menggambarkan kesederhanaan dan proporsi. Bahasa yang digunakan dibanding Suku Baduy adalah bahasa Sunda dialek Banten. Untuk berkomunikasi dengan penduduk luar, mereka lancar menggunakan kaidah Indonesia walapun tidak memperoleh pengetahuan dari bangku pendidikan.

Masa ini suku tersebut cenderung menyerbu untuk berinteraksi dengan bangsa luar, karena anggapan jika orang luar adalah penjajah. Sehingga tidak ada kelanjutan kemajuan, kronologi, pertambahan, pertumbuhan, perubahan, perurutan, urut-urutan, akan modernisasi didalam umat tersebut. Mayoritas suku ini masih menetap di Desa Tana Toa dan masih hidup dengan cara-cara yang tradisional.

Dalam suku ini juga tidak mengenal budaya tulis, sehingga Adat istiadat pandangan cerita nenek moyang hanya tersimpan dalam lisan saja. Siapakah orang-orang Indonesia makbul itu, tak lain serta tak bukan adalah penduduk asli Indonesia atau umat bangsa yang membentuk kerabat Indonesia, yang oleh penjajah Belanda disebut ‘inlander’.

Status terancam punahnya Suku Korowai lebih disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan dengan merusak kesehatan seperti kelamin bebas dan minuman rusuh. Sehingga tidak jarang bagian suku terjangkit HIV/AIDS & menyebarkannya. Istilah “Polahi” berarti pelarian, yang menjadi identitas dari suku terasing dengan hidup di Pedalaman Hutan Baliyohuto, Gorontalo. Serajahnya, dahulu terdapat warga Gorontalo yang memilih untuk meninggalkan teritori tinggalnya dan masuk ke hutan, dengan tujuan untuk kabur dari kolonialisme Belanda. Mereka kemudian memilih guna beradaptasi dan memilih buat menetap di hutan begitu Indonesia telah merdeka.

About Willion

Check Also

Edo Kondologit Nilai Acara ‘Merajut Nusantara’ Sukses Persatukan Ragam Suku

Ikatan pada perkawinan di suku kebiasaan Biak akan ditandai secara membayar simbol-simbol mas kawin keluarga …