30 Tarian Adat Tradisional Daerah Jawa Timur, Gambar Dan Penjelasannya

Tari daerah tradisional indonesia

Tari Baksa Kembang, adalah tari selamat datang di dalam tamu agung dengan menyuntikkan untaian bunga. Tari Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan pesona. Tarian ini untuk memperingati hari-hari penting adat bangsa Aceh atau untuk menghormati kelahiran Nabi Muhamad SAW. Karena berasal dari zaman kuno dan dari Keraton Kesultanan Mataram, tari tersebut tidak boleh disamakan kedudukannya dengan tarian lain. Meskipun berasal dari zaman kuno, tari ini berhasil terus dilestarikan hingga tetap terdapat sampai sekarang ini.

Nama tandak ini diambil dari aksesoris yang digunakan dalam tarian, dalam sejarahnya, tarian itu mengisahkan tentang keagungan daripada seorang Dewi. Walaupun terbilang agak horror, namun masih ada saja yang merasai Tarian Kuda Lumping tersebut, dan tidak sedikit lagi yang minat dengan Tandak tradisional dari Jawa Pusat ini.

Lahirnya sebuah tarian garapan yang dinamakan Tari Tenun Songket. Tarian sintren tersebut terkenal berasal dari daearh pesisir daerha perbatasan Jawa Barat dan Jawa sentral, tarian ini juga kesohor terdapat unsur magis. Tambun dan Bungai adalah saudara dari ayah mereka dengan merupakan adik-kakak. Kedua orang-orang ini, Tambun dan Bungai memiliki perasaan yang kolektif yaitu jika salah satu diantara mereka bersedih oleh karena itu yang satu akan ikut merasakan kesedihan yang kolektif dialaminya. Mereka memiliki tabiat yang cerdas, lemah lembut, peramah, suka menolong sesama, sedikit menerima banyak memberi, cepat kaki ringan tangan, genial, dan pantang menyerah guna membela kebenaran.

Tari Serampang Dua Belas kasihan, dari namanya saja sudah biasa kelihatan unik ya sahabat. Tarian ini dalam penyelenggaraannya akan diiringi dengan satu kendang sebagai alat musik dan dipukul dengan cara Amerika Latin yang unik. Pertunjukan tari ini pelaksanaannya yaitu para penari akan diiringi dengan lagu gending yang sangat terkenal di Palembang. Tari Margapati ini konon katanya menceritakan tentang kesalahan di perjalanan hidup seorang perempuan.

Dalam tahun yang sama tari ini ada, Wayan Limbak mempopulerkan tari ini begitu ia berkeliling dunia bersama penari-penari dari Bali. Saat tari ini dipentaskan akan terdengar bunyi cak nun mana itu berasal daripada mulut penari. Jika itu berkelompok maka penari dengan tampil biasanya 3 sampai 5 orang. Apabila berpasangan, maka harus perempuan-perempuan, tidak ada laki-lakinya.

Properti yang digunakan juga sangat sederhana contohnya seperti membwa kendi, boneka balita, dan payung untuk mengiringi tariannya. Tari Bondan Payung udara ini berasal dari Surakarta, tarian ini saat pertama kali muncul itu menceritakan tentang seorang ibu dengan sangat mencintai anaknya. Trik dari tarian inipun luar biasa sederhana dan mudah guna dilakukan dikalangan ibu-ibu. Tandak tradisional ini juga diiringi dengan musik gamelan yang membuat suasana semakin ramai.

Saya setuju dengan ide Nisa untuk menggunakan musik konvensional dalam kegiatan senam. Palembang sudah mengenal tradisi menenun sejak jaman Kerajaan Sriwijaya.

Tari Tor merupakan sebuah tari daripada daerah Batak dengan pegangan belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk. Tari Maengket merupakan tari pergaulan yang dilakukan dengan berpasang-pasangan. Tari Joged Lambak merupakan tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi. Tari Nahar Ilaa adalah tarian pengikat perkawanan pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk mendirikan.

Ini dengan bikin banyak orang Indonesia merasa bahwa si penari memang sedang dirasuki ruh halus. Gerakan para penari yang lemah gemulai tersebut dipadukan dengan ritmis unik. Tari Puspanjali digunakan buat menyambut seseorang yang visibel ke tanah Bali. Tarian ini pertama kali dijalani pada tahun 1930an datang sekarang tari Kecak masih sering diselenggarakan pada daftar tertentu. Tari Panji Semirang juga berasal dari Bali, kisah dari tari tersebut menceritakan tentang seorang darah daging raja bernama Galuh Candrakirana yang pergi mengembara serta menyamar sebagai pria beserta nama Raden Panji.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …