105 Tarian Daerah 34 Provinsi Beserta Gambar & Asalnya

Tari daerah tradisional indonesia

Nadia memilih dunia tari tradisional, karena setiap performance, busana dan gerakkannya selalu sopan. Hingga saat ini, ia bangga bisa kenal dan menampilkan tarian daerah, olehkarena itu merupakan ciri khas uni daerah dan identitas muncul.

Tari piring atau tari piriang dalam bahasa Minangkabau adalah tarian tradisional Minangkabau yang melibatkan atraksi petak. Kemampuan para penari dengan mengayunkan piring dengan sepak terjang cepat sangat menarik buat dilihat. Tarian daerah naik daun berikutnya ini dibawakan sambil sekelompok orang dengan jumlah ganjil.

Kethuk tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal sungguh pola-pola gerak tari konvensional pada kliningan atau bajidoran. Sehingga dia dapat menyemaikan tarian atau kesenian yang kini dikenal dengan sebutan Jaipongan. Tari Gopala merupakan salah satu tarian tradisional nun berasal dari Bali. Tarian ini sangat unik dan lucu, sering membuat gelak tawa saat menonton tarian ini karena tingkah laku dari penari yang amat konyol. Menceritakan tentang sekumpulan pengembala sapi di uni ladang, biasanya dimainkan oleh 4 hingga 8 penari pria entah itu bani ataupun pria dewasa.

Tarian tersebut ditampilkan dengan iringan musik gondang dan biasanya ditarikan pada acara hajatan. Tari Saman merupakan tarian daripada suku Gayo yang ditarikan dengan posisi duduk berjejer.

Dulunya tarian ini cuma ditampilkan hanya pada sekitar lingkungan Keraton Yogyakarta saja khususnya untuk acara kenegaraan maupun untuk meninggikan Sultan yang naik tahta. Tari Tortor merupakan tarian seremonial khas masyarakat Batak di Sumatera Utara yang meliputi daerah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba Samosir dan Samosir.

Tarian ini ialah tarian pergaulan yang berlangsungberoperasi, berproses, hidup, main, menyala untuk memeriahkan pesta etiket. Tari Saman dapat digolongkan dalam kategori tari sandiwara karena penampilan tari bukan terikat dengan waktu, kejadian, atau acara tertentu. Karena hanya menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan lainnya diantaranya gerak kireb, jinggang dan surang saring. Selain ini ada dua baris orang2 yang menyanyi sambil bertepuk tangan dan semua penari saman harus menari dengan harmonis. Jaipongan adalah tandak yang terlahir dari sempena hati seniman asal Bandung berpanggilan Gugum Gumbira, ia terinspirasi dari kesenian rakyat yang salah satunya adalah kethuk tilu.

Tari daerah asal Aceh ini bahkan sudah melenggang hingga mancanegara. Bertentangan dengan tari kebanyakan, tarian ini memiliki keunikan unik. Terlihat dari gerakan tangan penari yang digunakan tak hanya untuk menciptakan gerakan yang padu tetapi pula suara-suara yang rancak. Tandak daerah populer yang kemudian ini ialah tari Yapong yang berasal dari area Jakarta, khususnya etnis Betawi. Tarian berjenis kontemporer tersebut menggambarkan perasaan suka pikiran serta pergaulan umum masyarakat etnis Betawi yang tersedia di Jakarta.

Tarian Cokek ini merupakan tarian nun sudah lama ada di masyarakat Betawi. Tari Cokek adalah hasil dari akulturasi budaya, ada yang diambil dari Sunda, China, bahkan dimasukkan juga gerakan pencak silat.

Tarian ini biasanya ditampilkan tanpa menggunakan iringan alat musik, melainkan memanfaatkan talun para penari serta tepukan tangan mereka. Syair dengan mengiringi tarian ini berisi pesan-pesan dakwah Islam serta memiliki irama dinamis. Pada pertunjukannya, tari Saman dipandu seorang pemimpin yang konvensional disebut Syech.

Semenjak tahun 1960, tarian itu sayangnya tidak berkembang lalu dan faktor dari agama Islam menjadi penyebab terpenting kesenian ini hilang disematkan juga dengan gerusan keindahan modern. Hingga saat tersebut, tarian sebenarnya masih dikerjakan meski tidak seperti tari bagandut yang dulu akan tetapi hanya sebagai pengingat serta melestarikan kesenian tradisional tertentu masyarakat suku Banjar.

Jika dilihat, tarian ini hampir sama secara tari saman namun tidak sama dari segi syair lagu, gerakan, pengiring dan juga para penarinya. Untuk memperoleh gajah putih tersebut, Sangeda dan beberapa penduduk melakukan doa, tirakat dan sedekahan di tepi danau deket makan Bener Meria. Sangeda menari mengikuti irama musik dan melakukan gerakan seperti mengepakkan sayap, berputar serta meliuk liuk mengitari makan sehingga akhirnya tercipta taru guel tersebut. Tarian umumnya dilakukan oleh sekelompok adam dan wanita dengan total 8 penari wanita & juga 2 penari adam namun bisa disesuaikan beserta kebutuhan dan acara.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …