10 Tarian Konvensional Indonesia Yang Paling Terkenal

Tari daerah tradisional indonesia

Upcara tersebut lepas dilaksanakan ketika ingin memilih pemimpin di kerajaan Bukit Kaco, perbatasan Kerinci secara Bungo. Tari lanan membidik adalah tarian tradisional dengan diangkat dari cerita kaum provinsi Bengkulu.

Selain karena sifat tarian dengan sakral, tarian ini juga tidak bisa dilakukan oleh orang sembarangan. Meski tarian ini biasa dilakukan sambil penari wanita, akan tetapi dalam beberapa pertunjukan pula bisa dilakukan oleh pria dan wanita sebagai variasi. Sedangkan untuk jumlah penarinya adalah antara 6 sampai 8 orang penari tapi juga bisa disesuaikan beserta kebutuhan. Tari buja kadanda merupakan tarian tradisional dibanding Bima, Nusa Tenggara Barat yang menceritakan tentang 2 prajurit yang sedang bergerak.

Pesan pada tarian ini juga diperuntukkan pada makhluk gaib yaitu makhluk jin. Ketika ditampilkan, tarian ini akan diiringi musik tradisional seperti 2 buah gong, 1 ekses bende, 1 buah gujeh, canang, 8 hingga 12 lunik, 1 buah gendang dan juga 2 risiko pepetuk. Tarian ini jadi ciri khas dari bangsa Lampung dari sekian penuh ikon khas Lampung.

Ini adalah salah satu tarian tradisional yang berkisah tentang penjajah yang hampir mengalami kemunduran kemudian dijadikan ide untuk membuat tarian ini. Tandak lengger merupakan tarian daerah Jawa Tengah yang dikerjakan pria dan wanita. Tersebut merupakan tarian pengembangan tari tayub yang sudah terdapat sejak zaman dulu hingga saat ini.

Pada awalnya tarian tersebut diciptakan untuk dipentaskan Sekaa Gong Patra Kencana Singapadu di Gianyar. Tari lajur tunggal adalah salah satu dari tarian daerah 34 provinsi beserta gambarnya dengan sudah ada sejak kurun pertengahan yakni abad ke-16. Tarian ini merupakan tarian bagian dari ritual keyakinan ketika dulu. Jenis tarian baris yang berhubungan beserta ritual keagamaan yang dikenal dengan tari baris upacara atau tari baris kabir. MATA INDONESIA, JAKARTA – Momen Hari Tari Sedunia diperingati setiap tanggal 29 April.

Dari sejarahnya, tari kabasaran dulu memang merupakan tarian perang dengan dilakukan prajurit Minahasa tatkala akan berperang dan setamat pulang dari perang. Tarian juga dulunya hanya mampu dilakukan oleh keturunan penari kabasaran juga sebab lazimnya senjata yang digunakan buat menari juga merupakan senjata warisan turun temurun.

Provisional tangan kanan penari bakal memegang bambu yang diisi kerikil dan digoyangkan jadi terdengar bunyi yang luar biasa khas. Kaki para penari nantinya akan mengikuti tala musik sambil bergerak tumbuh dan mundur.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …