10 Tari Konvensional Indonesia Yang Paling Populer

Tari daerah tradisional indonesia

Tarian Gumatere merupakan salah homo tarian tradisional Morotai untuk panduan ketika menghadapi sengketa atau fenomena alam nun sedang terjadi. Tarian Maluku Utara ini umumnya dipertunjukkan oleh hingga 30 penari pria dan wanita. Untuk penari pria, mereka akan menggunakan pedang dan tombak sebagai properti dan buat wanita mereka akan memakai lenso. Tarian ini terlihat lebih unik karena bakal ada penari yang mempergunakan kain hitam, imitasi dan lilin untuk melakukan ritus meminta instruksi. Dalam perkembangannya, tarian itu kemudian ditentukan menjadi salah satu tarian khas Provinsi Jambi.

Tarian khas dari Jawa Barat ini dikenal dengan gerakan yang dinamis serta atraktif karena berasal daripada gabungan pencak silat, tandak ronggeng dan tari ketuk tilu. Biasanya tarian tersebut dibawakan secara per orangan atau grup dan ditampilkan saat penyambutan tamu besar hingga festival budaya.

Tarian daerah di Provinsi Indonesia ini akan dibawakan oleh penari wanita dan laki-laki yang mengenakan pakaian rupa-rupa putih. Maka dalam tarian ini didominasi oleh sepak terjang yang gesit, lincah, juga akrobatik yang dipadukan dengan seni teatrikal dan kecil tari yang bersimfoni.

Apalagi, tak jarang tarian ini sering mengundang gelak tawa para penonton karena petunjuk dan ciri khas dengan dimilikinya. Tarian ini menggambarkan ungkapan rasa putih membenang masyarakat dalam menyambut tamu. Tarian daerah ini umumnya dibawakan oleh 9 orang-orang penari perempuan, 3 orang2 penari laki-laki, 1 orang-orang yang bertugas membawa payung udara, serta 2 orang penunggu.

Pengaruh Melayu yang sangat kuat menjelmakan wilayah ini mempunyai kesenian tari tradisional yang utama. Kebudayaan Melayu dan Pengembara yang menjadi mayoritas dalam propinsi Sumatera Utara menjelmakan wilayah ini kaya hendak kesenian, seperti seni tandak tradisional. Tari Gopala merupakan tarian khas Bali dengan menceritakan perilaku penggemabal lembu.

Di dalam peragaannya, Tari Papatai akan dibawakan oleh dua penari pria yang dibalut dengan busana adat Dayak yang disebut juga serupa Sapei Sapaq. google. comTari Serimpi adalah salah homo tarian daerah di Provinsi Indonesia dan berasal daripada Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tarian ini adalah gabungan dari beberapa kesenian seperti Wayang Golek, Pencak Silat, dan Ketuk Tilu. Dengan menggabungkan banyaknya unsur oleh karena itu tidak heran apabila gerakannya cenderung enerjik namun saja unik dan diiringi alunan alat musik degung.

Tari Angguk merupakan tarian tradisional yang berawal dari Yogyakarta dan menyatakan kisah Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono di Sendat Ambiyo. Tari piring / tarian Piriang di Minangkabau merupakan tarian tradisional Minangkabau yang melibatkan atraksi persembahan. Para penari mengayunkan petak mereka untuk mengikuti sepak terjang cepat dan teratur tanpa terlepas dari tangan tersebut. Gerakannya diambil dari tangga di Minangkabau atau silek seni bela diri.

Pada budaya Lubuk Linggau, Kepuk dalam pernikahan tradisional dipakai sebagai tempat untuk mengemasi barang-barang yang telah diminta oleh pengantin wanita untuk mahar dari perkawinan. Kepuk dalam kelompok mempelai pria biasanya akan dibawa sama wanita, baik ibu maupun anak perempuan. Ini terjadi karena ketika budaya diimplementasikan ke dalam bentuk tarian. Dalam perkembangannya, tarian guel mulai tenggelam, namun Guel menjadi tarian tradisional, terutama dalam upacara tradisional unik. Guel sepenuhnya menghormati bentuk alami, lingkungan yang lalu berkumpul sedemikian rupa dengan perantara gerakan simbolik dan tekanan (suara) ritmis.

Tari Saronde ialah satu dari 34 tandak tradisional asal Indonesia dengan ditampilkan pada saat pawai pernikahan adat masyarakat Gorontalo. Di Gorontalo itu swasembada, tarian ini diperagakan pada dalam serangkaian upacara perkawinan adat masyarakat setempat, dalam malam pertunangan. Tari Serimpi merupakan salah satu dari 34 tari tradisional asal Nusantara yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tarian yang satu ini selalu diiringi dengan alunan musik gondang yang merupakan khilaf satu kebudayaan masyarakat pengembara.

Tarian ini muncul dan berkembang dalam Aceh Tengah tetapi kemudian dibawa ke Aceh Timur. Menurut sejarah tarian tersebut diperkenalkan oleh seorang sarjana bernama Syech Saman buat berkhotbah. Tarian ini ditarikan oleh para wanita nun duduk berjejer sambil melantunkan puisi yang berisi pendahuluan atau informasi tentang perkembangan. Para penari bergerak permulaan dan bertahap untuk jadi cepat dan akhirnya keluar sekaligus.

Tari tudingan adalah tarian adat Nusantara asal Aceh sekaligus berbeda dan sudah terkenal sampai mancanegara. Tarian ini mempunyai keunikan dari gerakan tangan penari untuk menciptakan suara yang serempak dan pejal. Keserempakan para anggota tari sangat diperlukan untuk menampilkan tarian ini.

About Willion

Check Also

Mengenal Tarian Daerah Indonesia

INDONESIA memiliki ragam kebudayaan yang menunjukkan masing-masing daerah. Tak retak oleh waktu, tari tradisional mampu …